Siang ini, setelah semua pekerjaan rumah terselesaikan, saya mulai bertanya. Apa yang sebenarnya saya cari di dunia maya? Apa untungnya setiap hari saya berselancar di dunia yang sebenarnya tak begitu saya respon? Saya mengikuti jejaring social sama seperti anda anda yang lain. Tapi hanya sekedar mengikuti. Berbagi informasi? Rasanya belum pernah. Memberi komentar atau berkicau jarang sekali saya lakukan.
Modem dan laptop sekarang ini hanyalah alat bagi saya untuk lari dari kenyataan dunia. Lari dari kehidupan social yang seharusnya saya masuki dan berandil di dalamnya. Saya sering menolak ajakan ibu kost untuk mampir ke rumahnya jika saya bosan. Penolakan saya selalu berkutat di hal yang itu itu saja. “Online, online dan online”. Keluar kamar hanya sya lakukan kalau harus ke kamar kecil, membeli makanan dan lauk, atau membuang sampah, mandi dan mencuci. Delapan jam dalam sehari saya habiskan untuk tidur, dua jam untuk hal hal yang saya sebutkan tadi, dan sisanya EMPAT BELAS jam saya habiskan untuk duduk di depan computer. Berselancar dari jejaring social yang satu ke yang lain.
Selama ini saya selalu membiasakan diri untuk mendengar. Berita atau kabar di dunia nyata , saya ketahui dari pendengaran saya alih alih bertanya langsung pada sumber berita. Saya juga membiasakan diri untuk membaca. Hanya membaca atau melihat, tanpa ada tanggapan balik untuk merespon hal yang saya anggap tak masuk akal atau ada kesalahan dari hasil pembacaan dan penglihatan saya.
Saya hanya menjadi penonton bagi anda anda semua yang sibuk dengan masalah ini dan itu.
Bandung, 27 February 2011
No comments:
Post a Comment